Loading...

UPAYA PENINGKATAN DAKWAH DI MASYARAKAT

Bila kita melihat kehidupan masyarakat secara umum yang 80 % beragama Islam, maka kita menemukan kenyataan bahwa hanya sedikit yang berpenampilan, bersikap, berprilaku dengan nilai-nilai Agama Islam. Ada apakah yang jadi permasalahan dengan semua ini ? Tentu harus kita cari permasalahan supaya umat Islam tidak hanya menjadi buih-buih diatas permukaan air.

Sejak jaman Mendikbud Daud Jusuf tahun 70-an dengan bantuan Lembaga Penelitian nya, telah dirancang agar pada kurikulum pendidikan diminimalkan adanya pendidikan agama Islam, dan pendidikan agama Islam yang sedikit tersebut dirancang hanya berisikan hal-hal yang kurang penting dalam pembinaan Aqidah, ibadah dan muamalah.

Alhamdulillah sekarang sudah mulai banyak lembaga dakwah yang berperan dalam pendidikan agama Islam. Namun penduduk Indonesia yang berjumlah 250 juta dan 80% nya umat Islam adalah jumlah yang besar. Padahal dibutuhkan penyebaran ilmu agama secepatnya untuk membantu saudara2 kita yang belum tersentuh oleh dakwah.

Di Indonesia hampir setiap RW atau dusun memiliki bangunan Masjid atau Mushola. Hal ini sudah merupakan modal dasar yang baik dalam pelaksanaan dakwah. Selanjutnya adalah bagaimana memberdayakan Masjid atau Mushola untuk sampainya ilmu Al Qur'an dan Al Hadits dalam pembinaan umat.

Selama ini Masjid atau Mushola belum berfungsi sebagaimana yang dituntunkan oleh Rasulullah. Contohnya :

1. Umat yang didekat Masjid saja tidak ada upaya untuk diajak melaksanakan sholat berjama'ah atau tidak ada upaya mengajari mereka untuk cara sholat. Malah hanya teriak-teriak dari pengeras suara, bukannya ada sentuhan secara pribadi dan kasih sayang.

2. Banyak Masjid yang belum mempunyai Imam dan pengaturan pelaksanaan ibadah sholat belum baik, serta pengelolaan masjid kurang sesuai.

3. Banyak masyarakat disekitar yang kurang mendapatkan manfaat bertambahnya ilmu agama dan keimanan dari kegiatan Masjid.

4. Kurang adanya perhatian terhadap Saudara Muslim yang lain bila ada yang sakit, tertimpa musibah atau kematian, ada permasalahan keluarga atau pribadi, dan terlanda kegalauan atau kecemasan hidup.

5. Dana hanya digunakan untuk memegahkan dan memperindah bangunan Masjid saja.

Berdasarkan hampir semua Masjid atau Mushola mengalami kondisi tersebut, maka perlu ada upaya untuk memberdayakan dan meningkatkan pengelolaan Masjid atau Mushola sehingga sesuai dengan Masjid yang pertama kali dibangun oleh Rasulullah. Oleh karena itu kami memohon Ulama untuk memberikan pada kami bagaimana yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah.

Adapun menurut kami berdasarkan ro'yu dan sedikit pengalaman, sebaiknya sebagai berikut :

1. Setiap Masjid atau Mushola memiliki organisasi dipimpin oleh seorang Da'i yang telah mendapatkan pendidikan /pelatihan bersertifikat. Bukan diangkat dari masyarakat dengan pemilihan dan orang yang sibuk dengan dunia.

2. Memiliki Bendahara yang mampu menggalang dana dari umat serta berkemampuan membuat perencanaan program dan anggaran. Laporan secara periodik disampaikan pada rapat umat utk pertanggung jawaban dan evaluasi program.

3. Bidang Pelayanan 1, yang mengurusi rangkaian ibadat sholat dan sarana/prasarana.

4. Bidang Pelayanan 2, yang mengurusi dakwah dan kajian rutin untuk anak2 (TPA), untuk remaja, dan untuk dewasa, serta melaksanakan dakwah perorangan.

5. Bidang Pelayanan 3, yang mengurusi dan mengkoordinasi menjenguk orang sakit dan bantuan pendanaan atau pendampingan untuk berobat. Pelaksanaan semua urusan pemakaman sehingga keluarga merasa terhibur dan merasa ada saudaranya yang peduli. Membuka waktu Konsultasi baik untuk ikhwan oleh Ustadz atau akhwat oleh ustadzah. Memberika santunan pada fakir miskin dan pendampingan untuk memiliki usaha mandiri, serta memberikan beasiswa pada anak2 fakir miskin.

Demikian, semoga bermanfaat.
Sekilas Info 5438368047816762847

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Popular Posts